Perkembangan Industri Asuransi Jiwa dan Manfaatnya

Perkembangan Industri Asuransi Jiwa dan Manfaatnya - Mungkin diantara kita sudah tidak asing dengan yang namanya Asuransi Jiwa dan sebagian lainnya mungkin masih awan dengan jenis asuransi yang satu ini. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang kita juga masih bingung dengan apa yang dinamakan asuransi jiwa ini. Misalnya saja bagaimana cara kerjanya dan bagaimana cara klaimnya jika terjadi sesuatu hal kelak dikemudian hari.

Sebelum kita membahas terlebih jauh mengenai Asuransi Jiwa ini, ada baiknya jika terlebih dahulu kita mengerti apa pengertian dari kata asuransi itu sendiri. Jadi, asuransi itu sendiri merupakan upaya atau skema pengalihan resiko yang kemungkinan terjadi kepada pihak lain atau kepada perusahaan asuransi.


Industri Asuransi Jiwa
Asuransi Jiwa (Foto : Pixabay)


Dengan demikian maka kerugian secara finansial bisa diminimalisasikan ketika resiko tersebut terjadi. Adapun resiko yang dimaksudkan pada asuransi jiwa antara lain adalah resiko sakit, kecelakaan, resiko kematian, resiko hidup yang terlalu lama, atau resiko kehilangan harta benda lainnya.Jadi disinilah pentingya untuk membeli asuransi jiwa.


Apa Yang Dimaksud Dengan Asuransi Jiwa? 


Asuransi Jiwa adalah sebuah kontrak perjanjian antara tertanggung asuransi atau juga disebut pemegang polis asuransi dengan sebuah perusahaan asuransi yang berperan sebagai penanggung risiko. Jadi, jika terjadi sesuatu hal terhadap pihak tertanggung misalnya kecelakaan atau meninggal dunia, maka pihak asuransi atau penanggung resiko yang akan menanggung biaya rumah sakit atau memberikan santunan kepada pemegang polis asuransi.

Dan kewajiban selaku pihak tertanggung atau pemegang polis adalah membayar premi yang telah disepakati. Sedangkan kewajiban dari pihak perusahaan asuransi atau penanggung resiko adalah membayar biaya perawatan atau biaya rumah sakit atau memberikan santunan. Yang patut dipahami adalah, asuransi jiwa ini bersifat untuk meringankan beban keuangan tertanggung atau keluarganya, bukan untuk mencegah terjadinya suatu kecelakaan atau kematian.

Di Indonesia banyak sekali perusahaan penyedia asuransi jiwa. Untuk memutuskan perusahaan asuransi jiwa mana yang terbaik, cobalah membandingkan antara perusahaan satu dengan yang lainnya. Pilihlah yang sesuai dengan yang dibutuhkan, misalnya saja mengenai premi dan benefit yang ditawarkan.



Manfaat Asuransi Jiwa 


Sama halnya ketika kita memiliki asuransi kesehatan, asuransi jiwa juga memiliki banyak sekali manfaat dan keuntungan. Terlebih terhadap kejadian-kejadian yang tidak terduga dan diluar kontrol kita. Adapun beberapa manfaat dari asuransi jiwa diantaranya adalah :


1. Pembayaran Premi Bisa Disesuaikan 


Premi untuk asuransi jiwa biasanya bersifat fleksibel. Perusahaan asuransi jiwa memiliki beberapa alternative skema pembayaran premi, bisa dibayar bulanan maupun tahunan. Jika anggaran untuk pembayaran premi saat ini masih sedikit, seiring waktu berjalan nantinya bisa untuk menambah jumlah nominal preminya untuk mendapatkan cover tanggungan yang lebih.


2. Antisipasi Kejadian Mendadak 


Semua orang tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Dengan mengikuti program asuransi jiwa maka akan bisa meminimalisasikan pengeluaran dan kerugian keuangan terhadap kejadian yang tidak diinginkan.


3. Antisipasi Kerugian Ketika Meninggal Dunia 


Setiap orang pastinya akan meninggal dunia, namun untuk kapannya tidak ada yang tahu dan biarlah itu tetap menjadi misteri. Kekhawatiran yang umum terjadi adalah masih meninggalkan tanggungan ketika menginggal dunia seperti pinjaman hutang yang belum terselesaikan, biaya pemakaman, nasib ahli waris selanjutnya, dan lain sebagainya.

Disinilah letak keuntungan ketika menjadi tertanggung asuransi jiwa Karena hal-hal seperti diatas sudah diantisipasi sejak dini. Dan semakin muda usia saat membeli asuransi jiwa ini maka semakin ringan pula premi yang dibayarkan.



Perkembangan Industri Asuransi Jiwa 


Di era kehidupan modern masyarakat Indonesia saat ini, perkembangan industri asuransi jiwa juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan Karena kesadaran dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap pentingnya asuransi jiwa sebagai antisipasi terhadap resiko.

Dengan meningkatnya permintaan terhadap asuransi jiwa ini maka perusahaan asuransi jiwa juga senantiasa meningkatkan pelayanannya serta produk yang ditawarkan semakin beragam pula.

Jika merujuk pada data yang dimiliki oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, maka pendapatan industri asuransi jiwa di tahun 2017 ini mengalami pertumbuhan sebesar 21% dari sektor pendapatan premi. Dari sini bisa disimpulkan bahwa minat terhadap asuransi jiwa ini semakin meningkat dan bertambah dari tahun ke tahun.



Tips Memilih Industri Asuransi Jiwa 


Saat ini terdapat banyak sekali Perusahaan atau Industri Asuransi Jiwa di Indonesia yang menawarkan produk unggulan dan benefitnya. Dengan tersedia banyak pilihan maka kita harus lebih selektif dan cermat dalam memilihnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Berikut beberapa tips dalam melih perusahaan atau industri asuransi jiwa yaitu :


1. Kredibilitas Perusahaan 


Hal ini adalah wajib untuk mengetahui profil perusahaan industri asuransi jiwa secara detil agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, terlebih saat melakukan klaim. Pilihlah perusahaan asuransi yang terpercaya dan tidak bermasalah dalam hal pengelolaan keuangannya. 


2. Pelayanan 


Dalam hal memilih perusahaan asuransi, perhatikan juga pelayanan yang diberikan. Pilihlah perusahaan asuransi yang memberikan pelayanan 24 jam agar kita bisa dengan mudah menghubunginya jika sewaktu-waktu ingin mengajukan klaim. Pahami juga prosedur cara klaim yang ditawarkan, pilihlah yang sederhana dan tidak ribet. 


3. Sesuaikan dengan kebutuhan 


Biasanya suatu perusahaan asuransi memiliki beragam produk layanan yang ditawarkan kepada calon pemegang polis. Oleh Karena itu pilihlah dengan cermat mana yang sesuai dengan kebutuhan pribadi. Sesuaikanlah dengan apa tujuannya membeli asuransi dan jenis apa saja yang ingin di cover oleh pihak asuransi. 


4. Biaya Premi 

Rencanakan anggaran dana yang akan dikeluarkan untuk pembayaran premi asuransi agar tidak mengganggu keuangan rumah tangga. Idealnya alokasi untuk asuransi adalah 10% - 20% dari pendapatan. Pilihlah asuransi jiwa yang preminya terjangkau namun memberikan pertanggungan dengan cakupan yang luas. 


Demikianlah sedikit gambaran mengenai asuransi jiwa dan perkembangannya di Indonesia sebagai informasi tambahan saat akan memutuskan membeli asuransi jiwa. Semoga bermanfaat.

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon