Strategi Berburu Perumahan Murah di Jakarta

Mendapatkan perumahan murah di Jakarta ternyata bukan hal yang mustahil. Ketersediaan hunian merupakan masalah utama di ibu kota negara Indonesia. Sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, Jakarta memiliki daya tarik tersendiri sehingga setiap tahun jumlah penduduknya kian bertambah. 

Karena keterbatasan lahan dan tingginya minat masyarakat Jakarta akan perumahan, harga rumah di Jakarta kian melambung. Kondisi ini sebenarnya cukup menjanjikan untuk investasi properti, terutama perumahan. Perumahan murah di Jakarta semakin diminati, tidak hanya sebagai hunian dengan harga terjangkau tetapi juga sebagai modal investasi.


Strategi Berburu Perumahan Murah di Jakarta


Untuk mendapatkan perumahan murah di Jakarta, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut: 

1. Sabar dan Rajin Mencari 

Sebagai generasi era digital, kita dimanjakan dengan adanya internet. Berbagai informasi bisa kita temukan dengan berselancar di dunia maya. Informasi tentang perumahan murah di Jakarta bisa kita temukan di mesin pencari. 

Saat ini, banyak sekali situs web jual beli rumah yang memberikan penawaran terbaik untuk rumah di Jakarta. Kita bisa mencari perumahan murah di Jakarta dengan menentukan sendiri lokasi, harga, dan fasilitas perumahan yang kita inginkan. 

Anda perlu juga membandingkan harga rumah yang ditawarkan di masing-masing situs web sebelum memutuskan untuk membeli rumah. Namun, tetap perlu kehati-hatian saat akan menentukan pilihan lewat situs internet. Anda perlu sabar, karena terkadang kita sudah cocok dengan satu penawaran ternyata saat kita survei kondisinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. 


Strategi Berburu Perumahan Murah di Jakarta



2. Membeli Rumah Second atau Rumah Tua 

Harga rumah second tentunya lebih murah dibanding rumah baru. Apalagi jika kondisinya semakin tua. Rumah tua bukan berarti rumah kuno. Rumah kuno justru harganya lebih mahal karena ada nilai sejarah dan materialnya bagus. 

Rumah tua harganya murah karena biasanya kondisinya kurang bagus. Catnya sudah mengelupas atau gentengnya sudah bocor. Rumah seperti ini biasanya memang diabaikan karena pemiliknya sudah punya rumah lain. 

Pilihlah rumah tua yang kondisinya masih layak huni dan berada di lokasi strategis. Di dalam kompleks perumahan biasanya terdapat beberapa rumah tua yang diabaikan pemiliknya. 

Namun, jika Anda membeli rumah second atau rumah tua, Anda harus mengalokasikan dana untuk renovasi. Amati dan teliti rumah yang akan Anda beli dan perhitungkan dahulu berapa biaya renovasinya. 


3. Membeli Rumah Lelang 

Rumah lelang harganya lebih murah dari rumah baru, kondisinya pun bisa jadi masih sangat baik. Rumah lelang bisa didapatkan dari bank. Rumah lelang adalah rumah milik debitur yang gagal melunasi cicilan pinjaman kepada bank tersebut. Rumah ini merupakan jaminan pinjaman yang akhirnya disita oleh bank. 

Rumah lelang harganya pasti lebih murah, agar cepat laku, karena bank membutuhkan dana untuk kelancaran perputaran uang. Sebelum, membeli rumah lelang, sebaiknya kita paham betul tata cara lelang dan strategi untuk mendapatkan rumah lelang. Dengan demikian, kita dapat menyiapkan syarat terkait pengalihan kepemilikan rumah. 


4. Beli Rumah Pinggiran 

Mendapatkan rumah murah di pusat kota Jakarta memang tidak mudah. Untuk itu, perumahan di kawasan pinggiran Jakarta bisa jadi pilihan. Harga rumah di pinggir kota Jakarta umumnya masih terpengaruh dengan kota tetangga sehingga lebih murah. Namun, pastikan perumahan tersebut memiliki akses yang baik ke pusat kota. Teliti juga, apakah kawasan tersebut bebas banjir atau tidak. 


5. Membeli Rumah yang Sertifikatnya Bermasalah 

Rumah yang surat-surat dan sertifikatnya kurang lengkap pasti dijual dengan harga miring. Biasanya rumah ini tidak memiliki sertifikat hak milik, melainkan hanya berupa akta jual beli. Namun, jangan membeli rumah tanpa sertifikat yang dalam status sengketa. Rumah yang tidak lengkap sertifikatnya bisa jadi pemiliknya memang tidak sempat mengurus karena sedang di luar kota. Pilih rumah yang pengurusan surat-suratnya melalui jalur legal dan tidak ribet. 


Strategi Berburu Perumahan Murah di Jakarta



Kabar baik dari pemerintahan presiden Jokowi adalah digalakkannya program perumahan rakyat. Untuk mendukung program ini, pemerintah memberikan subsidi kredit perumahan dan bantuan uang muka. Bantuan ini akan diberikan untuk hunian murah dan diperuntukkan bagi masyarakat menengah bawah. 

Perumahan murah di Jakarta yang memang khusus disediakan untuk program perumahan rakyat terletak di kota-kota pinggiran Jakarta. Saat ini banyak pengembang yang melirik kebutuhan perumahan murah di Jakarta. 

Kondisi ini mendorong masyarakat agar berusaha memiliki hunian bagi keluarga mereka. Beberapa promo perumahan murah di Jakarta pun diberikan oleh pengembang seperti harga diskon, uang muka gratis, hingga gratis perabotan untuk yang membeli rumah di perumahan yang mereka bangun. 

Pembangunan perumahan murah di Jakarta tidak semua memiliki tipe rumah tapak, tetapi juga ada yang berupa rumah susun. Uang muka dari program rumah murah ini sangat rendah yakni hanya 1% dari harga rumah, jauh lebih kecil dibanding rumah komersial yang mematok uang muka sebesar 20%. Bunga kredit yang dibebankan hanya 5% dan cicilan dapat dilakukan sampai maksimal 20 tahun. 

Program rumah murah untuk rumah tapak (landed house) diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan maksimal 4 juta per bulan. Sedangkan rumah susun diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan maksimal 7 juta rupiah per bulan. 

Sedangkan untuk lokasinya, perumahan murah di Jakarta terletak di pinggiran kota Jakarta yang berbatasan dengan kota penyangga seperti Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang. Proyek pembangunan perumahan murah di Jakarta yang dilakukan pemerintah terletak di daerah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. 

Proyek ini dikelola oleh Perumnas. Agar lebih ringan dalam pelunasan rumah, kita juga bisa memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank. Selamat berburu rumah murah.

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon