Batu Alam | Elemen Pemanis Rumah Hunian

jasadh.blogspot.com

Untuk memberikan sentuhan manis pada tampak bangunan, banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya memberikan sentuhan dengan penggunaan batu alam. Apalagi, dewasa ini tidak sulit untuk mendapatkan batu alam dengan susunan mineral dan warna yang beragam di pasaran. Batu alam dipilih banyak orang karena mampu menghadirkan kesan alamiah dan sejuk.


BATU ALAM memiliki tekstur dan warna yang khas. Tentunya rumah yang menggunakan batu alam akan mampumemberikan nuansa psikologis dan visual khusus bagi penghuninya. Dengan menggunakan batu-batu alam, suasana dirumah akan menjadi lebih dinamis atau tak monoton.


Selain menjadi hiasan pada eksterior rumah, batu alam pun sesuaipula dihadirkan sebagai dekorasi interior rumah. Ruang keluarga dan ruang makan merupakan tempat yang paling pasuntuk penggunaan batu alam karena dua ruangan tersebut merupakan pusat dari kegiatan sebuah keluarga. Di ruangkeluarga misalnya, bisa menghadirkan batu-batu alam itu lewat dinding atau lantai. Selain itu, batu alam dapat dipakai sebagai pemanis kamar mandi.


Untuk perawatannya tidaklah sulit. Bila ingin membersihkan kotoran, bisa menggunakan air bersih dan disikat. Sementara untuk menghilangkan semen yang menempel pada batu alam, diperlukan cairan HCL. Jenis batu alam yang akan digunakan tergantung dari tema dan konsep rumah yang ingin dihadirkan. Sehinggaa rsitek atau desainer interior akan menyesuaikan penggunaannya dari aneka batu alam itu dengan konsep yang diinginkan. Biasanya, untuk bagian-bagian tertentu, beberapa jenis batu alam itu bisa dikombinasikan.


Untuk dinding dan lantai bisa menggunakan perpaduan jenis batu alam yang berbeda. Misalnya, untuk bagian dinding bisa melakukan kombinasi batu palimanan dan batu candi. Untuk dinding, setelah dipasang batu alam perlu di-coating agar tak mudah berjamur dan berlumut. Sedangkan, pada bagian lantai lapisan coating tak terlalu diperlukan agar lantai selalu tetapkering karena batu alam memiliki pori-pori yang mampu menyerap air. Karena berpori-pori besar, maka bila akan digunakan sebagai dasar kolam, maka batu alam itu harus di-coating agar pori-porinya tertutup.


JENIS BATU ALAM. Ada beraneka macam jenis batu alam yang saat ini banyak dijual di pasaran. Batu alam yang tersedia di pasaran ituantara lain, batu alam kuning, batu hijau SKB, batu andesit polos/bakar, batu candi, batu templek, batu bronjol, batu alor,batu terrazo, batu suri, batu ornamen, batu relief, lis ornamen, tebing, palimanan, dan marmer. Batu-batu ini dijual dariharga Rp 40 ribu sampai Rp 180 ribu per meter persegi.


Mahalnya harga batu alam disebabkan karena proses pemotongan batu yang tak mudah. Selain itu, ongkos kirim dari lokasi pabrik ke outlet penjualan pun tak murah.Semakin jauh sumber batu itu semakin mahal.


Batu Andesit yang berasal dari Jawa Barat, jika dibanding dengan batu-batu alam lainnya termasuk yang paling kuat dan tahan lumut, sehingga bisa ditaruh di dalam ataupun di luar ruang.Pemakaiannya pun fleksibel sehingga bisa untuk lantai maupun dinding. Jenis andesit berdasarkan cara pembelahannya ada dua macam yakni andesit rata mesin yang berarti dipotong oleh mesin. Selain itu, ada juga andesit rata bakar. Andesit rata mesin biasanya permukaannya lebih halus dibandingkan rata bakar.


Sementara batu candi, sepintas dilihat dari tekstur mirip dengan andesit. Namun, warnanya lebih terang dan banyak pori-pori. Pori kasar inilah yang mengakibatkan batu ini kurang kuat karena mudah menyerap air, yang ujung-ujungnyamembuat batu ini dengan mudah dapat pula ditumbuhi lumut. Batu candi yang bisanya dijual dipasaran berbentuk persegi panjang sehingga hanya cocok untuk dinding di teras atau pun lantai. Harganya bisanya per meter persegisekitar Rp 85 hingga Rp 90 ribu.


Batu paras adalah batu yang berasal dari Yogyakarta. Warnanya putih tulang, dengan permukaan yang rata. Batu ini memang tidak sekuat andesit sehingga tidak bisa dipijak atau digunakan untuk lantai.Batu jenis ini hanya cocok untuk menghiasi dinding taman.


Saat ini batu alam yang tengah booming adalah batu Pacitiroso putih, Andesit, Bali Green, Susun Sirih, dan Marmo. Biasanya untuk teras, taman, dan pagar.


UKURAN BATU ALAM. Selain jenis batu yang beragam, ukuran batu yang dipasarkan pun bervariasi. Rata-rata dengan ketebalan 2 cm.Ukuran tersebut mulai dari 10x10 cm, 10x20 cm, 15x15 cm, 15x25, 20x20 cm, 20x40 cm, 30x30 cm, dan 30x40 cm. Namun, tersedia pula ukuran batu sesuai dengan permintaan konsumen. Misal batu terazo atau batu relief. Sedangkan,batu jenis alor dan bronjol merupakan batu tabur yang berbentuk seperti kerikil yang dijual per karung mencapai 10 kg.


BIAYA PEMASANGAN. Pemasangan batu alam. untuk biaya pemasangan batu alam, rata-rata biayanya sebesar Rp 60.000/m2. Adapun bahan material penunjang seperti semen dan pasir disediakan oleh konsumen. B. pemasangan / pengerjaan tebing atau taman untuk pengerjaan tebing/ taman, dikenakan biaya sebesar Rp. 200.000/m2. Biasanya bahan material penunjang seperti semen dan pasir disediakan oleh konsumen.


TIPS MEMASANG BATU ALAM. Memasang batu alam tak jauh berbeda dengan memasang keramik. Tapi ada sedikit perbedaan. Berikut tips memasang batu alam:


1. Sebelum dipasang, rendamlah batu alam ke dalam air. Sebab batu alam memiliki pori-pori yang besar sehingga bila ditempel langsung biasanya mudah lepas.


2. Bila akan dipasang pada dinding, kupas acak (dilukai dengan palu sehingga permukaan dinding tidak rata) agar batu alam akan lebih kuat menempel pada dinding. Gunakanlah semen khusus atau semen instan agar batu alam lebih kuatmenempel


4. Batu alam memiliki presisi yang tidak terlalu pas. Penyimpangan ukuran pada batu alam bisa mencapai 5 mm atau bahkan 1 cm. gunakan tukang yang sudah berpengalaman.


5. Batu alam relatif berat karenanya Anda membutuhkan semen yang lebih banyak, mutu pasir yang baik dan air yangbersih sebagai penempel.





Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon