Yahoo Pernah Melawan Pemerintah Amerika Serikat

jasadh.blogspot.com news - Yahoo mengungkapkan bagaimana perlawanannya terhadap pemerintah Amerika Serikat dalam hal permintaan data pengguna.



Perusahaan mesin pencarian itu mengaku pada 2008 lalu diancam denda US$250 ribu sekitar Rp2,96 miliar per hari. Alasannya, karena mereka menolak memberikan data pelanggan kepada pemerintah Amerika.



Sebagaimana diketahui, Yahoo bersitegang dengan pemerintah negeri Paman Sam pada 2007 dan 2008 lalu. Tak tahan dengan ancaman itu, tahun lalu, Yahoo akhirnya membocorkan catatan dokumen permintaan data pemerintah Amerika itu usai bocoran dokumen pengawasan Badan Keamanan Nasional NSA oleh Edward Snowden.



Melansir The Next Web, Jumat 12 September 2014, Yahoo mengatakan 1.500 halaman telah dirilis terkait permintaan pengawasan pemerintah itu. Namun tak semua halaman diterbitkan.



Perlawanan Yahoo saat itu dilandasi bahwa permintaan data oleh pemerintah tidak konstitusional. Sayangnya saat itu Yahoo kalah di pengadilan dan terpaksa harus memberikan data yang diminta kepada pemerintah.



Putusan pengadilan saat itu membuka pintu untuk NSA menciptakan program pengawasan PRISM.



Pengadilan banding Amerika memutuskan pengawasan yang dilakukan pemerintah sudah cukup memadai dalam melindungi kepentingan negara. Meskipun pengadilan menegaskan tidak dalam posisi mendukung kekuasaan.



"Keputusan kami tak mengandung dukungan terhadap pemerintahan eksekutif secara sembarangan. Sebaliknya, kami memutuskan mengakui keputusan pemerintah untuk menerapkan beberapa lapis pengamanan guna melindungi individu terhadap bahaya. Upaya pemerintah untuk melindungi keamanan nasional tidak boleh dihalangi pengadilan," tulis pengadilan kala itu, memenangkan pemerintah ketimbang Yahoo, dikutip Washington Post.



Kekalahan Yahoo itu juga memaksa perusahaan lain seperti Google, Apple sampai AOL rela menyerahkan data pelanggan yang diminta pemerintah Amerika. Namun keputusan Yahoo memposting dokumen permintaan dan ancaman pemerintah Amerika kemarin, menuai pujian.



"Dokumen yang dirilis menggarisbawahi bagaimana kami telah berjuang di tiap jalan untuk menentang upaya pengawasan pemerintah Amerika," kata Ron Bell, penasihat umum Yahoo dalam postingan blog Tumblr.



sumber viva

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon