Woow... Laser Untuk Atasi Ngorok

Anda ngorok?? Sama dong dengan saya hehehe... Katanya nih, kalo orang tidur itu ngorok, ada yang bilang itu tidurny enak bener. Yaa emang enak kok tidurnya, pules gitu. Tapi buat irang-orang disekelilingnya yang jadi masalah hehehe...





sebuah studi menyebutkan 30% kasus perceraian di seluruh dunia pun ternyata disebabkan oleh ketidakcocokan dengan pasangan yang sering ngorok. 

Lalu, bagaimana ya caranya agar kebiasaan ngorok bisa hilang? Nah, saat ini, sebuah penelitian sedang dilakukan untuk melakukan pengobatan pada ngorok. Diperkirakan pengobatan yang akan dilakukan adalah dengan menggunakan laser.

Pengobatan untuk pasien yang sering ngorok ini menggunakan laser spesial yang disebut fractional erbium yag laser. dr Abhijit Desai, salah satu peneliti dari India yang membuat alat ini mengatakan lser tersebut akan memanasi langit-langit lunak, uvula, pilar tonsil arterior, dan sisi lidah pasien.

"Panas laser ini akan menstimulasi kolagen di area dan hasilnya akan meningkatkan elastisitas jaringan. Bagian jalannya nafas pun akan menjadi melebar sehingga pasien akan berkurang kebiasaan mendengkurnya," tutur dr Desai.

Sayangnya, alat ini tidak bisa digunakan untuk benar-benar menghilangkan dengkuran pada saat tidur. Pengobatan ini dilakukan hanya untuk mengurangi dengkuran. Pengobatan laser yang prosedurnya seperti operasi belum tentu efektif untuk semua orang. Sebab, bisa timbul rasa sakit akibat panas yang dihasilkan di jaringan termal dan sekitarnya. Maka dari itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk bisa menggunakan alat ini tanpa meninggalkan rasa sakit pada pasien.

Diperkirakan, hasil dari operasi ini akan bisa dirasakan oleh pasien hanya sehari pasca operasi. Prosedurnya relatif aman dibandingkan metode konvensional lain karena dilakukan bersama ahli anastesi dan tidak ada prosedur yang dapat memicu prndarahan.

Sebenarnya, untuk mengatasi ngorok, yang dibutuhkan yakni mengurangi berat badan di tubuh Anda. Sebab orang yang sering mengorok sebagian besar adalah orang gemuk, demikian dikatakan dr Andreas Prasadja, RPSGT, ahli kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran Jakarta.

"Orang gemuk cenderung mengorok karena lemak yang berlebihan memberikan beban tambahan saat tidur," kata dr Ade. detikhealth

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon