LinkedIn Hubungkan Pekerja dengan Perusahaan Asing

jasadh.blogspot.com news - Jejaring sosial identik dengan berbagi informasi baik itu umum maupun personal. Namun, berbeda dengan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter atau Path, jejaring sosial yang satu ini dibuat khusus untuk memperkuat hubungan profesional di bidang karir.



Diluncurkan 2003 lalu, jejaring sosial bernama Linkedin ini memiliki misi menghubungkan para profesional di seluruh dunia untuk membuat mereka semakin produktif dan sukses.



Hingga saat ini, jumlah pengguna Linkedin di seluruh penjuru dunia telah mencapai lebih dari 313 juta. Di wilayah Asia-Pasifik saja, kini LinkedIn sudah memiliki lebih dari 50 juta pengguna termasuk pengguna di Indonesia sebanyak 3,5 orang. Sedangkan perusahaan di dunia yang ikut bergabung sebanyak 3,5 juta.



"Profil di LinkedIn adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk mempromosikan brand profesional seseorang. Tak hanya untuk mencari kerja namun dapat pula digunakan untuk membangun mitra bisnis dengan para profesional di seluruh dunia," ujar Deepa Sapatnekar, Head of Communications Linkedin India & Hong Kong, pada acara talkshow di FX Mall, Kamis, 18 September 2014.



Menurutnya, jutaan perusahaan yang tergabung di jejaring sosial ini banyak yang sudah mulai mencari karyawan baru lewat Linkedin. Hal ini karena Linkedin tidak hanya sekadar layaknya CV seseorang, namun juga berfungsi sebagai rekam jejak karir profesional seseorang.



"Berbeda dengan jejaring sosial, yang membuat penggunanya menghabiskan banyak waktu mereka aktif di Linkedin, baik itu mengembangkan profil Anda maupun berhubungan dengan pengguna lainnya, sama dengan melakukan investasi waktu. Itu karena Anda dapat memperluas jaringan profesional yang membuka kesempatan Anda menjadi lebih produktif dan sukses," jelas Deepa.



Menurut dia, itulah sebabnya Linkedin memiliki berbagai fitur-fitur yang dapat membantu mempromosikan brand profesional seseorang mulai dari bagian Summary di mana pengguna dapat menjelaskan secara singkat mengenai diri mereka dan karir yang dimiliki saat ini hingga proyek-proyek pekerjaan yang pernah dilakukan seperti slide show presentasi, foto dan video.



Pengguna juga dapat menuliskan apa saja keahlian, bakat dan minat yang dimiliki yang mampu menunjang karir. Seluruhnya dibuat untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pengguna dalam menemukan karir impian mereka.



"Saya pernah bekerja selama lima tahun di sebuah perusahaan Amerika. Mereka melihat profil Linkedin saya dan tertarik untuk merekrut saya. Setelah dihubungi, saya melakukan interview via Skype. Waktu itu rasanya senang banget seperti mimpi yang jadi kenyataan bisa kerja di rumah dan digaji pakai dolar," ujar Asmara Wreksono, seorang penulis dan penyiar radio saat ditemui di acara yang sama.



sumber viva

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon