HTC Ikut Terjun ke Pasar Smartwatch?

Ilustrasi
jasadh.blogspot.com

Pasar jam tangan pintar makin panas. Usai Apple mengumumkan Apple Watch dua hari lalu, kini giliran vendor perangkat Taiwan, HTC yang dilaporkan bakal merilis jam tangan pintar pada awal tahun depan. Berarti HTC dan Apple akan menjual produk jam tangan pintarnya pada periode yang sama.

Menurut sumber yang mengetahui rencana itu, HTC baru akan mengumumkan pembuatan jam tangan pintar itu dalam waktu dekat, bukan sekarang. Mereka dikabarkan khawatir tak akan bisa bersaing dalam kategori perangkat yang tengah hangat dibicarakan ini.

Melansir Cnet, Jumat 12 September 2014, HTC diisukan telah mengirimkan undangan acara pengumuman smart watch-nya pada 8 Oktober nanti di New York. Namun sumber mengatakan HTC mungkin tak akan membahas detail mengenai jam tangan pintar itu di acara tersebut.

Mengingat mereka bukanlah pemain pertama di kategori jam tangan pintar, sumber itu menambahkan, HTC menjanjikan desain dan fitur jam tangan pintar yang nyata dan menarik pengguna agar mampu bersaing dengan para kompetitor.

Jam tangan pintar HTC dikabarkan akan menjalankan sistem operasi khusus wearable, yaitu Android Wear. Namun diperkirakan, HTC akan memberikan sentuhan dan fitur khusus pada jam tangan pintarnya.

HTC juga menghadapi tantangan atas beberapa keluhan pengguna terhadap produk jam tangan pintar, yaitu problem besarnya desain jam tangan dan daya tahan baterai.

Saat mengumumkan Apple Watch, Apple memperkenalkan desain yang ramping. Selain itu, daya baterai diklaim bisa bertahan seharian. Sayangnya, perangkat ini baru akan dijual secara massal pada awal 2015.

Sebagaimana diketahui, kompetisi jam tangan pintar makin ramai usai Apple mengumumkan Apple Watch. Sebelumnya, Samsung telah lebih dulu memperkenalkan produk wearable-nya.

Bahkan perusahaan Korea Selatan itu kini telah memiliki 6 model Samsung Gear. Belum lagi LG, Motorola, Sony, dan Pebble juga sudah merilis produk jam tangan pintarnya masing-masing. Baru-baru ini diketahui Blackberry juga akan merambah pasar yang sama.

Masih lemah

Meski sudah banyak muncul produk wearable, namun fakta menunjukkan adopsi kategori perangkat baru masih lemah. Menurut studi perusahaan riset, Kantar Worldpanel Comtech, di pasar AS, Eropa, Tiongkok, Jepang dan Australia saja saat ini hanya 0,81 persen saja konsumen yang telah memiliki produk jam tangan pintar.

Sementara dari peta persaingan jam tangan pintar, Samsung merajai dengan pangsa 51 persen, diikuti Sony (17 persen), Pebble (6 persen).

Terkait laporan peluncuran jam tangan pintar, sejauh ini HTC belum mengomentari.


via vivatekno

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon