Fosil Dinosaurus Air Ditemukan di Gurun Sahara

jasadh.blogspot.com news - Rangkaian fosil ditemukan di gurun Sahara. Dari fosil ini digambarkan adanya dinosaurus karnivora yang hidup di darat dan laut.



Fosil yang diprediksi berumura 95 juta tahun lalu itu membuktikan teori lama yang menyatakan adanya dinosaurus dengan kemampuan berenang. Ini merupakan dinosaurus laut pertama yang pernah ditemukan dalam sejarah.



Dalam laporan yang diterbitkan di jurnal Science menunjukkan jika dinosaurus itu mempunya kaki yang mirip dayung karena bentuknya rata. Di badannya juga terdapat cuping hidung yang membantunya untuk bisa menyelam dalam air dengan mudah.



"Ini dinosaurus yang sangat aneh. Belum ada cetak biru nyata dari fosil ini. Lehernya sangat panjang, demikian juga ekornya sepanjang 2 meter. Moncongnya seperti buaya," kata Nizar Ibrahim, seperti dikutip dari BBC, Senin 15 September 2014.



Menurut Ibrahim, saat melihat komposisi tubuhnya, diketahui jika dinosaurus ini tidak hidup di darat. Waktunya dihabiskan paling banyak di dalam air.



Sebelumnya terdapat juga mahluk kuno lainnya seperti plesiosaur dan mosasaur. Mereka hidup di air juga tapi kategorinya adalah reptil laut, bukan dinosaurus. Temuan fosil Spinosaurus ini merupakan yang pertama diidentifikasi sebagai dinosaurus semi-aquatik.



Spinosaurus aegyptiacus merupakan yang pertama ditemukan sekitar 100 tahun lalu di Mesir. Kini fosilnya dipindahkan di museum Munich, Jerman. Namun begitu, perang dunia ke-1, museum tersebut dibom dan fosilnya pun hancur. Meski beberapa gambar fosil bisa diselamatkan namun hanya sebagian tulang Spinosaurus yang ditemukan.



Fosil yang baru ditemukan di Mesir ini membantu para ilmuwan merekonstruksi kembali gambaran mengenai Spinosaurus. Dengan panjang sekitar 15 meter, dinosaurus ini cukup ditakuti mahluk lain di jamannya.



Peneliti percaya jika Spinosaurus tinggal di tempat yang digambarkan sebagai 'Sungai Raksasa', sebuah aliran sungai yang menghubungkan Maroko dengan Mesir.



"Spinosaurus memang telah diidentifikasi sebagai mahluk air. Tulang belulang yang lengkap sebenarnya ada di era sebelum perang dunia ke-2. Jika tidak ada pengeboman, semua bisa lebih jelas sekarang," ujar Prof. paul Barrett, dari Museum Sejarah Alam di London.



sumber viva

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon