Waaah Bayi Diberi Sabu Agar Berhenti Menangis. Kasihan

Bayi Diberi Sabu Agar Berhenti Menangis. KasihanEntah panik atau kesal anaknya terus menangis, suami istri ini sengaja memberi bayinya yang berusia 4 bulan methamphetamine atau umum disebut sabu. Parahnya, akibat diberi sabu kini bocah tersebut mengalami mati otak.

Awalnya, pasangan suami istri Strnadova Silvia (26) dan Miroslav (30) yang merupakan pecandu obat terlarang membawabayinya ke RS. Menurut juru bicara RS, waktu itu si bayi sudah dalam keadaan tak sadar.Setelah diperiksa oleh dokter, si bayi berada dalam keadaan kritisdan sudah diberi obat dosisi tinggi. Tetapi, bayi itu tetap tak memberi respons hingga dokter mengatakan si bayi mengalami mati otak."Otak bayi rusak parah dan kesempatannya untuk hidup sangat kecil dan saat ini hidupnya hany abergantung pada mesin penunjang kehidupan saja," tutur dr Moracikova Anna, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (26/9/2014).

Mendengar kabar ini, salah satu tetangga Jana Trznikova (36) mengatakan lingkungan sekitar sudah tahu bahwa Silvia dan suaminya adalah pecandu obat-obatan terlarang, terutama sabu.Pasangan suami istri ini pun dikenal jarang bergaul dan kerap berdiam di apartemen mereka."Saya sangat prihatin dengan kondisi bayi itu. Saya merasa harusnya pekerja sosial mengambil langkah lebih dulu untuk bisamenyelamatkan anak itu dari bahaya yang ditimbulkan orang tuanya yang merupakan pengguna obat terlarang," tutur Jana.Saat ini, Silvia dan Miroslav ditahan polisi sementara proses penyelidikan masih berlangsung. 

Menurut keterangan polisi, Miroslav mengaku memberi bayinya sabu agar berhenti menangis. Mereka berdua dikenai pasal pengabaian anak dan kelalaian yang membahayakan nyawa anak. Tuduhan bisa saja berubah jika si anak sampai meninggal.

Wah ngeri juga ya ada saja tingkah orang sampai seperti ini. Dan yang pasti bukan untuk ditiru lho ya. Oiya, jangan lewatkan artikel Staedtler pensil terbaik untuk anak. Semoga bermanfaat.

Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon