23 Negara Ikuti Konferensi TIK 2014 di Bandung

jasadh

foto: tekomuniversity foto: tekomuniversity BANDUNG - Sebanyak 23 negara menyampaikan paparanya pada Konfrensi Internasional Teknologi Komunikasi Informasi (ICoICT) 2014 di Kota Bandung, Jumat, (30/5/2014).



Ketua Pelaksana ICoICT 2014 Dade Nurjanah, seperti dikutip Antara mengatakan dalam kesempatan itu, panitia menerima paper ilmiah dari 23 negara di dunia antara lain Asia, Eropa dan Amerika.



Kegiatan konfrensi ICT berskala internasional itu mengusung tema Internet of Things (IoT): Infrastructure, Computation and Its Application yang diselenggarakan sejak Rabu kemarin.



Menurut Dade ICoICT telah dua kali diselenggarakan sejak tahun 2013 bertujuan sebagai sarana bagi para praktisi dan ilmuwan untuk dapat membagikan ide serta hasil riset yang telah mereka lakukan. Hal itu akan berguna bagi perkembangan ICT di masa yang akan datang.



Selama acara tersebut, peserta mengikuti diskusi dan focus group discussion (FGD) bersama tutor dan panelis. Selain itu terdapat pula keynote speaker yang hadir pada ICoICT 2014 yakni Prof Jin Mitsugi, dengan tema "Advancements of Automatic Identification Technology" dan Prof Teddy Mantoro dengan tema "IoT: Emerging Trend of Sensing, Computing and Communication".



Sementara, Rektor Telkom University Prof Dr Mochamad Ashari menyebutkan pertumbuhan ICT di Indonesia terus merangkak naik. Hal tersebut menjadi faktor penunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang tumbuh sebesar 4-5 persen setiap tahunnya.



Ia menyampaikan bahwa ICoICT diselenggarakan sebagai rangkaian acara Dies Natalis Telkom University pertama.



"Konfrensi ini rangkaian Dies Natalis Telkom University pertama, ICoICT 2014 diselenggarakan untuk memunculkan ide dan prototype inovatif di bidang ICT," kata Ashari.



Pada kesempatan itu, hadir pula Ketua IEEE Indonesia Section Kuncoro Wastu Wibowo yang menyatakan ICoICT 2014 yakni IoT, akan berguna untuk menjawab tantangan global di bidang ICT.



"IoT adalah kemampuan untuk menghubungkan informasi dengan informasi yang lain. Tantangannya kini adalah bagaimana masyarakat umum dapat menggunakan informasi tersebut dengan cara yang baik dan benar serta merasakan dampak positif dari perkembangan ICT," kata Kuncoro Wastu Wibowo menambahkan.

(amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon