Sejumlah Perusahaan Masih Nyaman Pakai Windows XP

jasadh

Screenshot. Screenshot. PERTH - Meski Windows XP sudah tak lagi diberi dukungan oleh Microsoft dan rentan serangan virus, sejumlah perusahaan masih ada yang mempercayakan sistem operasi 13 tahun tersebut.



Sebuah perusahaan bernama Olsen Environmental, di Perth, Australia, mengatakan sejumlah komputer kantornya masih menjalankan OS Windows XP. Alasan perusahaan tersebut enggan menggantinya dengan yang lebih baru, karena komputer Windows XP masih bisa berjalan dengan baik.



Melansir Guardian, Rabu (16/4/2014), perusahaan tersebut masih menggunakan lima komputer bersistem operasi Windows XP, dan sebanyak tujuh komputer lainnya menjalankan Windows 7. "Semua komputer kami sudah berusia kurang dari empat tahun. Windows 7 tak menawarkan fitur satupun fitur yang kami butuhkan," kata Derek Olsen, salah satu eksekutif perusahaan.



Berdasarkan laporan Softpedia, salah satu alasan besar mengapa pengguna banyak yang enggan migrasi ke OS Windows yang lebih baru dikarenakan kenyamanan penggunaan. Selagi pengguna Windows XP tak menemukan kerusakan atau ancaman, dan komputernya masih bisa berjalan baik-baik saja tanpa kendala, pengguna lebih memilih tetap menggunakannya.



"Kami melihat kestabilan sistem operasi. OS ini berjalan mulus. Satu-satunya hal yang mengganggu adalah notifikasi dari Microsoft Office yang terus meminta update. Itu mengganggu. Tapi selama komputer tidak rusak, kami tak akan bermigrasi," tambahnya.



Seperti diketahui, OS Windows XP sudah habis masa dukungannya pada 8 April 2014 lalu. Dan berdasarkan laporan, hingga saat ini banyak tawaran yang berseliweran di internet untuk update sistem Windows XP atau keamanan, padahal itu merupakan sebuah virus.

(amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon