Sebelum Dibeli Microsoft, Nokia Rugi Rp5,2 Triliun

jasadh

Ilustrasi. (foto: Reuters) Ilustrasi. (foto: Reuters) HELSINKI - Nokia sudah resmi jadi milik Microsoft dan akan berganti nama jadi Microsoft Mobile Oy. Namun perusahaan asal Finlandia tersebut sempat merilis laporan keuangannya dan mengalami kerugian hingga 30 persen.



Nokia masih memiliki waktu tiga bulan di 2014 sebelum akhirnya Microsoft benar-benar memilikinya. Dalam rentang waktu itu Nokia sempat merilis ponsel terbaru seperti Nokia X yang berbasis Android. Namun penjualannya tak maksimal dan mengalami kerugian.



Mengutip Ubergizmo, Rabu (30/4/2014), Nokia mengalami kerugian hingga 30 persen pada kuartal pertama 2014 dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu. Kerugian ini dari hasil penjualan ponsel Nokia seri Lumia, Asha, hingga feature phone yang tak maksimal. Ponsel Nokia seri Lumia diakui tak melakukan performa yang cukup baik dalam persaingan dengan ponsel platform lain.



Sedangkan pada seri feature phone, yang selama ini menjadi andalan penjualan ponsel Nokia, juga tercatat mengalami penurunan penjualan. Perusahaan dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp5,2 triliun pada kuartal pertama 2014. Sedangkan pada kuartal yang sama tahun lalu Nokia merugi Rp1,1 triliun.



Namun dengan dibelinya Nokia oleh Microsoft, yang mana perusahaan Bill Gates tersebut ingin membuat Nokia jadi divisi handset Microsoft, diharapkan perusahaan terusan Nokia ini akan mengeluarkan gadget-gadget terbaru dengan inovasi terkini. Dan tentunya kembali mendapat keuntungan seperti pada masa-masanya Nokia berjaya. (amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon