Mundur Sebagai CEO Mozilla Karena Anti-Gay, Eich Terima Banyak Dukungan

jasadh

Pandangan pribadi Brendan Eich yang tidak mendukung pernikahan sesama jenis telah memicu kericuhan di internal Mozilla. Karena besarnya aksi protes via Twitter oleh anak buahnya, Eich memutuskan meninggalkan kursi CEO yang belum genap satu pekan ia pegang.


Eich adalah orang yang mendirikan Mozilla di tahun 1998. Eich diketahui tidak pernah membawa pendiriannya menentang pernikahan sesama jenis ke kantor tempatnya bekerja. Selama 15 tahun pendapat itu ia simpan sendiri sebagaimana dilakukan banyak orang. Namun toleransi Eich selama bertahun-tahun itu pada akhirnya tidak bisa ditoleransi oleh komunitas LGBT (Lesbi, Gay, Bisexual, Transgender) dan memaksanya mundur dari posisi terhormat di Mozilla. Isu ini semakin liar karena fakta bahwa penolakan Eich terhadap pengesahan pernikahan sesama di Kalifornia sebenarnya tidak ada kaitannya dengan pekerjaan yang ia lakukan dalam mengembangkan Firefox browser.


Dalam beberapa jam setelah pengumuman pengunduran Eich sebagai CEO Mozila, komentar bermunculan dalam berbagai thread online. Di Hacker News, misalnya, situs yang populer bagi pada coder dan developer ini terlihat begitu peduli dengan Mozila dan Eich. Tercatat lebih dari 600 komentar yang menanggapi pengunduran diri Eich, baik yang bernada mendukungan ataupun menolak.


Bagi mereka yang mendukung pernikahan gay, mereka melihat posisi Eich sebagai CEO Mozilla akan menghambat para homoseksual jika melamar di perusahaan tersebut. Di sisi lain, pihak yang menyayangkan pengunduran diri Eich mengatakan bahwa pria itu kehilangan pekerjaan hanya karena pendapatnya tidak populer dan tidak ada kaitannya dengan pekerjaan.


Menurut Re/code, Eich menyimpan pendapatnya tentang penolakan pernikahan gay setidaknya hingga tahun lalu ketika diwawancara oleh Guardian, “Saya tidak ingin bicara tentang pendapat pribadi saya karena saya tidak membiarkan mereka (gay) masuk ke Mozilla selama 15 tahun ini… saya tidak yakin mereka relevan.”


Chairwoman Mozilla, Mitchell Baker, juga mengaku baru mengetahui pendapat pribadi Eich di tahun 2013 lalu. Menurutnya, ia cukup terkejut dengan pandangan Eich terhadap komunitas gay karena selama bertahun-tahun mengenalnya Baker tidak melihat sifat atau kelakukan Eich yang bertentangan dengan aturan di dalam Mozilla.


Eich memang dikenal sebagai orang yang tidak mau membahas pandangan pribadi. Pernah suatu ketika Eich mengungkapkan sebuah ironi saat ditanya apa yang akan terjadi jika dia atau pegawai lainnya - dikeluarkan dari Mozilla hanya karena pandangan pribadi:


“Saya tidak akan dikeluarkan, orang lain juga tidak akan dikeluarkan oleh saya - saya tidak akan melakukan itu karena alasan pribadi, mereka keluar karena kehendak sendiri. Bayangkan sebuah dunia tanpa Firefox: tidak bagus.”


Dan tampaknya apa yang pernah dikatakan Eich itu justru terjadi pada dirinya. Tidak ada yang memecatnya meski kritikan bertubi diarahkan padanya karena sebuah pendapat pribadi. Eich memutuskan mundur sebagai CEO karena keputusannya sendiri. Akankah kasus serupa terjadi pada CEO lain di masa mendatang?


Source


Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon