Google Glass 'Selamatkan' Nyawa Seseorang

jasadh

Dokter Horng saat melakukan operasi dengan Google Glass. Dokter Horng saat melakukan operasi dengan Google Glass. BOSTON - Seorang dokter di salah satu rumah sakit di Boston, Amerika Serikat, mengatakan Google Glass membantunya menyelamatkan nyawa seorang pasien. Dokter bernama Steve Horng itu menggunakan Google Glass saat melakukan operasi.



Berdasarkan dokter Horng, ia mengakui bahwa Google Glass banyak membantunya dalam operasi dengan menampilkan informasi mengenai riwayat penyakit pasien serta keterangan mengenai alergi yang dimiliki pasien.



Dokter Horng mengatakan, itu sangat membantunya dan menghemat beberapa menit berharga dalam melakukan operasi karena ia tak perlu log in ke komputer lebih dulu untuk mendapatkan data tersebut.



Informasi yang ditampilkan Google Glass ini sangat efisien sehingga sang dokter bisa terus melakukan operasi. Pasien tersebut memiliki pendarahan parah di otak, dan pengobatan dengan metode standar untuk mengatasi tekanan darah tak akan berguna karena alergi pasien.



Oleh karena itu, dokter Horng bisa cepat melakukan penanganan yang berhasil menyelamatkan pasien dari cacat seumur hidup, atau bahkan kematian.



"Google Glass membuat saya melihat informasi alergi si pasien dan metode pengobatan saat ini tanpa harus merepotkan diri saya log in ke komputer lebih dulu, bahkan kehilangan kontak dengan pasien," tutur dokter Horng seperti dikutip BussinesInsider, Kamis (10/4/2014).



Perangkat Google Glass yang digunakan dokter Horng bukanlah Google Glass biasa yang dipasarkan ke semua orang.



Perangkat kacamata pintar itu telah dimodifikasi sedemikian khusus oleh perusahaan bernama Wearable Intelligence yang memformat ulang piranti lunak Google Glass untuk keperluan khusus. Dalam kasus ini, menampilkan informasi mengenai riwayat kesehatan pasien bisa dilakukan dengan perintah suara dari sang dokter.



Saat ini perangkat Google Glass khusus kedokteran tersebut sedang dilakukan uji coba oleh Rumah Sakit Beth Israel Deaconess. Dokter Horng adalah salah satu dari lima dokter yang memiliki kesempatan menguji coba perangkat tersebut.

(amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon