Google Glass Bisa Langgar Hak Privasi Manusia

jasadh

Google Glass. Google Glass. CALIFORNIA - Tim survei dari perusahan riset Toluna mengungkapkan sebanyak 72 persen orang Amerika menolak dan merasa khawatir atas kehadiran Google Glass apabila dirilis ke pasaran nantinya.



Penolakan tersebut berdasarkan kekhawatiran atas penyalahgunaan perangkat kacamata pintar dari Google itu oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Alasan privasi dan keamanan merupakan kekhawatiran yang paling banyak diungkapkan.



Dua dari lima orang mengatakan sangat khawatir data pribadinya akan berakhir di tangan orang-orang jahat yang menggunakan Google Glass. Sedangkan lainnya mengatakan takut setiap gerak-geriknya diintai serta direkam dengan Google Glass secara diam-diam.



Kendati demikian, sebagian lainnya meyakini akan menggunakan perangkat Google Glass secara baik dan benar untuk hal yang positif. Sebanyak 28 persen orang mengatakan sangat antusias akan kehadiran Google Glass dan ingin membelinya.



Sementara itu survei yang dilakukan Toluna tak menjelaskan apakah Google Glass akan berkembang, meledak, dan menjadi tren di pasaran. Namun pastinya dengan hadirnya smartphone, komputer tablet, jam tangan pintar, dan sekarang Google Glass, tiap orang harus berhati-hati ketika seluruh hidupnya sudah tersambung ke internet. Demikian seperti dilansir PhoneArena, Jumat (11/4/2014). (amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon