CO2 Meningkat, Terumbu Karang Indonesia Terancam Rusak

jasadh

Terumbu karang. (foto: Ramadhan Aditya / Okezone) Terumbu karang. (foto: Ramadhan Aditya / Okezone) JAKARTA - Efek pemanasan global akibat meningkatnya kadar CO2 bisa berdampak pada rusaknya terumbu karang di berbagai wilayah perairan Indonesia. Ini dikarenakan meningkatnya keasaman air laut akibat pemanasan global.



Seperti diwartakan sebelumnya, efek pemanasan global sudah membuat terumbu karang di wilayah Australia, Great Barrier Reef, rusak karena peningkatan keasaman air laut.



Dikatakan oleh Didi Satiadi, Kepala Bidang Pemodelan Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), hal tersebut juga bisa berdampak pada terumbu karang di taman bawah laut Indonesia.



"Iya, keasaman air laut itu hampir terjadi di seluruh dunia. Terumbu karang di Indonesia juga bisa rusak karena meningkatnya suhu bumi," kata Didi kepada Okezone, Rabu (2/4/2014).



Lebih lagi, lanjut Didi, Indonesia berpotensi mengalami peningkatan gas CO2 karena kebakaran hutan di Riau yang terjadi belakangan ini.



Berdasarkan data dari alat pengukur CO2 buatan Lapan, Pulau Jawa adalah wilayah penghasil gas CO2 terbesar di Indonesia dengan kota-kota besar yang memiliki banyak kawasan industri dan transportasi. Sedangkan pulau lainnya seperti Sumatera dan Kalimantan menghasilkan gas CO2 dari kebakaran hutan. (amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon