"Motorola by Lenovo," Branding Baru Setelah Lenovo Akuisisi Motorola

jasadh

Baru sesaat rasanya Google memperkenalkan “Motorola: A Google Company” namun kini branding tersebut harus segera diakhir. Hal tersebut tentu saja terkait akusisi Lenovo terhadap Motorola di awal tahun yang prosesnya masih berlangsung saat ini. Nantinya jika semua dokumen telah dilengkapi dan akusisi disetujui oleh pihak berwenang maka Anda akan melihat lahirnya sebuah branding baru: Motorola by Lenovo.


Nilai jual Motorola seharga $2,9 miliar yang dibayar Lenovo menjadikan pabrikan China tersebut berhak atas penguasaan Motorola yang merupakan perusahaan dengan nilai historis tinggi bagi perkembangan dunia teknologi dan digital di Amerika. Namun apakah dengan akusisi tersebut apakah artinya Motorola telah tamat dan meleburkan diri dalam produk-produk Lenovo atau tetap menjadi perusahaan terpisah seperti ketika Google membelinya?


Sayangnya pertanyaan tersebut belum bisa terjawab sepenuhnya untuk saat ini. Meski demikian CEO Richard Yang telah memiliki konsep atas masa depan Motorola di tangannya. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Jerman baru-baru ini, Yang mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan penggunaan nama Motorola dengan berbagai alasan yang telah dipertimbangkan.


Salah satu alasannya, Yang mengatakan bahwa untuk saat ini Motorola tidak lagi memiliki pangsa pasar yang besar di AS dan Eropa seperti di masa lalu. Meski demikian dunia masih menghormati nama besar Motorola. Karena alasan itulah Yang ingin tetap mempertahankan nama Motorola, demi kesuksesan Lenovo.


Pertanyaannya, bagaimana caranya tanpa menggunakan nama Motorola untuk memasarkan produk Lenovo dan sebaliknya? Spekulasi yang muncul mengisyaratkan Lenovo akan menggunakan cara seperti yang dipakai Google tahun lalu. Ya, branding “Motorola: a Google Company” tampaknya akan diubah menjadi “Motorola: a Lenovo Company” atau branding serupa, seperti “Motorola by Lenovo.”


Jika hal tersebut benar terjadi, barangkali bukan hanya fans Motorola yang keberatan tetapi juga para petinggi Motorola. Ya, meski saat ini posisi Lenovo sangat terhormat di pasar PC dan hanya satu langkah di belakang Samsung di pasar perangkat mobile tetapi publik masih melihatnya sebagai sebuah ‘perusahaan China’ dengan sejumlah label negatif.


Namun barangkali yang terpenting adalah bagaimana Lenovo dan Motorola berkolaborasi menghadirkan produk Android berkelas sehingga konsumen tidak akan lagi melihatnya sebagai produk Motorola atau produk Lenovo secara terpisah. Dalam hal ini barangkali peran Google masih cukup besar mengingat perjanjian akusisi di antara ketiga perusahaan tersebut masih melibatkan penggunaan Android OS di produk-produk terbaru Motorola (baca: Lenovo). Tunggu saja!


Source


Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon