BlackBerry Nomor 3 di Negara Sendiri

jasadh

Ilustrasi. (foto: Reuters) Ilustrasi. (foto: Reuters) WATERLOO - BlackBerry dilaporkan kembali merugi. Bahkan, perusahaan asal Kanada itu mengalami kerugian dan penurunan pangsa pasar di negerinya sendiri.



Berdasarkan laporan dari perusahaan riset internet ComScore yang mengkhususkan pada pasar Kanada, pangsa BlackBerry kembali jatuh semakin dalam. Berdasarkan laporannya, sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, Senin (7/4/2014), pangsa pasar BlackBerry turun hingga 5 persen di Kanada, di tanah kelahirannya.



Sebagai catatan, pada Desember 2012 lalu pangsa pasar BlackBerry duduk di posisi 20 persen di Kanada. Dan kini, pada penutupan 2013 lalu, pangsa pasar BlackBerry hanya tinggal 15 persen di Negeri Daun Maple tersebut.



Menurunnya pangsa pasar perangkat BlackBerry di Kanada beriringan dengan invasi perangkat berplatform asal Amerika Serikat, yakni Android dan iOS. Berbagai perangkat Android di Kanda melonjak 10 persen dalam setahun, sementara ponsel iPhone meningkat 5 persen.



Bisa jadi, para pelanggan yang membuat pangsa pasar BlackBerry menurun, pindah ke perangkat Android atau iOS.



Hingga kini, pangsa pasar Android dan iOS berada di 47 persen dan 37 persen per akhir tahun lalu di negeri BlackBerry tersebut. Sedangkan perangkat Windows Phone masih belum memiliki banyak peminat dengan 2 persen saja.



Ini bukan pertama kalinya. Sebelumnya juga diwartakan bahwa BlackBerry dibuang di negerinya sendiri. Salah satu operator seluler di Kanada, Fido, tak lagi mau menjual perangkat BlackBerry dalam daftar paket bundling dengan operator. (amr)




Silahkan Meninggalkan Komentar Dengan Bijak dan Sopan
EmoticonEmoticon